**FTMM NEWS**
– Ilmuwan menciptakan solusi inovatif untuk energi bersih guna mengurangi ketergantungan pada bahan bakar fosil. Indonesia, produsen minyak sawit terbesar dunia, memiliki potensi besar menghasilkan biofuel berkualitas tinggi. Penelitian terbaru menghadirkan katalis zeolit ZSM-5 hierarkis menggunakan bahan hijau. Katalis ini meningkatkan produksi bensin kaya aromatik dari minyak sawit. Terobosan ini mendukung SDG 7 untuk energi terjangkau dan bersih.
**Mengapa Minyak Sawit dan Biofuel Penting?**
Minyak sawit bukan hanya bahan makanan dan kosmetik, tetapi juga sumber energi terbarukan. Sekitar 40% energi global berasal dari bahan bakar cair untuk transportasi. Cadangan fosil menipis, dan emisinya mencemari lingkungan. Proses
*catalytic cracking*
memecah molekul besar minyak sawit menjadi bensin, kerosene, dan diesel. Katalis konvensional sering tersumbat karena pori-porinya kecil.
**Inovasi Katalis Hijau ZSM-5**
Penelitian ini menggunakan zeolit ZSM-5 yang menghasilkan bensin dengan nilai oktan tinggi (RON hingga 115). Ilmuwan menerapkan pendekatan hijau dengan
*cellulose nanocrystals*
(CNC) sebagai templat mesopori. CNC berasal dari selulosa alami, seperti kayu, yang murah dan tidak beracun. Proses sintesis berlangsung pada suhu rendah 90°C. Metode ini menggantikan templat organik berbahaya dan mahal.
**Bagaimana Cara Kerjanya?**
Zeolit ZSM-5 memiliki pori-pori kecil yang memecah molekul besar. Namun, trigliserida minyak sawit terlalu besar untuk pori tersebut. Katalis hierarkis menambahkan mesopori berukuran 3-4 nm untuk efisiensi. Penambahan CNC (0-4 gram) meningkatkan luas permukaan katalis hingga 377 m²/g. Hasilnya, yield bensin naik dari 28% menjadi 33%.
Uji
*catalytic cracking*
pada 550°C menghasilkan bensin dengan kandungan aromatik 92%. Katalis ini dapat diregenerasi untuk penggunaan berulang. Meski yield sedikit menurun setelah siklus pertama, efisiensinya tetap tinggi. Uji pirolisis LDPE menunjukkan energi aktivasi lebih rendah. Katalis ini terbukti serbaguna dan efisien.
**Masa Depan yang Cerah**
Teknologi ini membuka peluang bagi Indonesia sebagai pemimpin produksi biofuel. Penerapan luas dapat menciptakan lapangan kerja baru. Selain itu, polusi udara dapat berkurang signifikan. Tantangan ke depan meliputi optimasi untuk skala industri. Integrasi dengan proses industri lain juga perlu pengembangan.
Daftar Pustaka
Aulia, D., Maghfirah, A., Kadja, G.T.M. (2024). Green synthesis of hierarchical ZSM-5 using cellulose nanocrystal-mesoporogen at low temperature for catalytic cracking of palm oil into aromatic-rich gasoline.
*Results in Engineering*
, 24, 102954. https://doi.org/10.1016/j.rineng.2024.102954.
Penulis : Muhammad Adzani Dahlan – Rekayasa Nanoteknologi
Editor : Muhammad Alesha Fadhana